Home > Iseng > FW : Ikan mencari Air

FW : Ikan mencari Air

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang, di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya,”Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”
 
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air.Ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting bagi kehidupan ini.
 
Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemui,” hai, tahukah kamu di mana adanya air? aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati,”
 
Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana letak sang air itu. Si ikan kecil semakin, gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu ikan sepuh yang sudah berpengalaman. Kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, “Dimanakah adanya air?”
 
Jawab ikan sepuh, “tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, Tanpa air kita akan mati.”
 
Kehidupan dan kebahagian itu ada di sekeliling kita dan sedang kita jalanin, sepanjang kita mau membuka diri dan membuka pikiran kita. Karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.
 
Sumber : Majalah Paras
ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah :D
Categories: Iseng Tags: ,
  1. September 1, 2008 at 1:36 pm | #1

    ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah
    ah masa seh?

  2. September 1, 2008 at 2:24 pm | #2

    Duhh..koq aku ga ngerti crita diatas yah…hmmm

  3. September 1, 2008 at 5:26 pm | #3

    nice story..
    btw otak yg bag mana yg ikut puasa,mbak?
    maksutnya jd lemot gtu?
    tenang mbak indjul,kadang lemot jg membawa nikmat qo,hehe!

  4. September 1, 2008 at 10:05 pm | #4

    ps : kenapa puasa, otak gw juga ikut puasa yah <– engga kok, engga ikutan puasa. nih buktinya, setidaknya keinginan untuk berbagi tetap ada … menghibur ngarep dapet pahala di bulan ramadhan :)

    eh tapiii, ini storynya kayak pernah baca deh …

  5. September 2, 2008 at 10:04 am | #5

    Jadi inget bukunya Robin Sharma. Inti kebahagiaan adalah menikmati saat ini dengan sebaik mungkin.

  6. September 3, 2008 at 9:58 am | #6

    hahahaha.. otak ga ikut puasa itu contohnya gimana Bu? :mrgreen:

  7. September 3, 2008 at 11:59 am | #7

    mungkin kalo puasa otak, puasa otak dari pikiran ngress kali yaaa ????

  8. September 3, 2008 at 3:59 pm | #8

    Kok blom masuk emailnya say?

  9. September 3, 2008 at 6:32 pm | #9

    bagussss benerrrr mba..btw bis minum es cendol neh mau?? hehe

  10. September 4, 2008 at 12:41 pm | #10

    tumben copas. lagi puasa nulis yah hihihi

  11. zee
    September 5, 2008 at 2:02 pm | #11

    cerita yang menarik, jadi ternyata ikan juga bisa bego kayak manusia….ahaahaha…

  12. September 5, 2008 at 6:29 pm | #12

    HHmmm …
    In-Jul …
    Ini renungan yang bagus …

    Selamat Puasa
    Mohon maaf lahir bathin

  13. September 7, 2008 at 6:46 am | #13

    Hehehe. Baca’an yang menambah harmoni di pagi hari hehehe. Bunda Injul, met wiken & berpuasa yaaaa. Mudik gak nih Lebaran nanti? Btw otak Bunda jangan ikutan puasa donk…

  14. September 7, 2008 at 1:55 pm | #14

    walau kopas tapi mencerahkan loh..

  15. September 7, 2008 at 2:01 pm | #15

    dalem banget. a very good lesson for me.

  16. September 8, 2008 at 12:04 pm | #16

    baca en baca again

  17. Za
    September 9, 2008 at 8:53 am | #17

    ya ya ya … mengerti. ikan akan mati kl ga ada air *halah kok ikutan lemot pas puasa*

  18. penamedan
    September 9, 2008 at 2:54 pm | #18

    lucu, tapi berhikmah. ckk…ck..ck…

    see you

    FLP Sumut
    http://www.penamedan.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.