Seorang teman menulis resensi buku : Chicken Soup for the Soul Graphic Novel, #3). Ulasannya membuat saya tertarik, karena ada cerita yang mengena di hati.
Ini ulasannya :
* Tak kalah memikat, kisah berikutnya yang berjudul Seandainya Aku Membesarkan Anak Lagi [Diane Loomans]. Kendati naratornya adalah seorang ayah, kalimat demi kalimat penuh pembelajaran bagi semua orang tua yang berpredikat ibu, paman, bibi, nenek, dan kakek sekalipun.
Aku akan lebih banyak menggunakan jari-jariku untuk menggambar daripada untuk menegakkan disiplin.
Aku akan berusaha lebih keras untuk memahami anakku, dan tidak terlalu memaksakan kehendakku padanya.
Aku akan lebih mengikuti anakku dengan mataku, daripada mengamati jarum jam.
Jika membesarkan anak lagi, aku akan mengurangi minat untuk belajar lebih banyak, dan belajar lebih banyak tentang menaruh minat dalam segalanya.
..Aku akan lebih sering memeluknya daripada memarahinya.
Aku tidak akan menjadi orang yang mencintai kekuatan, tetapi orang yang memiliki kekuatan cinta [hal. 32-36]
Cerita itu membuat saya merasa tertampar, karena pas sekali dengan keadaan saya.
Dan, tidak perlu menunggu waktu untuk membesarkan lagi, karena sekaranglah saatnya membesarkan, saya bertekad untuk lebih sering memeluk anak-anak. Juga mengurangi melihat jam, sehingga anak-anak tidak merasa diburu-buru dengan omelan-omelan saya.
Ah, anak-anak memang membuat kita tak berdaya
wuah, kata-katanya mengena sekali, mbak
Selamat siang temanku yang baik…
DIRGAHAYU RI 65 – Salam Generasi Muda Bangsa Indonesia
Semangat ~ Sehat ~ dan Sukses Selalu
Salam…
Injul :
Selamat Ultah Indonesia
Pingback: Jika Membesarkan Anak Lagi « Cerita Cita Cinta - Website Kumpulan Dongeng
Pelajaran yang bagus, walau diperlukan kerja keras dan niat kuat untuk melaksanakannya
Hmm…
Melihat jam itu … gue banget. Serasa ditampar… Jadi ingin pulang biar bisa mainnn terus sama anakku….
Jiaaaaah, itu dilema ibu bekerja ya Zee.
Sun sayang buat Vaya.
sebagai ibu memang kita harus terus dan terus belajar, bagaimana agar cinta kita mampu dirasakan oleh anak2 kita sebagai generasi penerus bangsa.
Anak adalah amanah yg tentunya hrs diperlakukan sebagaimana mestinya.
Mereka dilahirkan bukan utk disia2kan.
Terimakasih utk sharingnya .
salam
Terima kasih untuk tanggapannya, Bunda.
Betul sekali Bun, ibu harus terus belajar meski sekolahan sebagai orangtua tak ada
Sering melihat ibu2 yang hobi memarahi anaknya, tatkala makan,mandi, belajar,dll.
Jadi ibu memang berat dan dituntut kesabaran yang luar biasa ya.
Salam hangat dari Surabaya
Terima kasih sudah datang kembali Pakde.
Betul, Pakde, tugas ibu berat, begitu juga tugas ayah.
Owh,ini maksudnya? Mak…empat mak???
*eh De, kayak cerita YM kita kemaren yaaaa*
weeee, bulan puasa ngegosip :p
berkunjung berkunjung..
libur komen dlu ya..
mo ngucapin met menunaikan ibadah puasa semoga menjadikan berkah buat semua.. mengucap maaf juga dari KaMay & Keluarga jika ada salah baik kata ato lainnya..
terima kasih
KaMay..
http://kanvasmaya.wordpress.com/
Hah, ina mo punya anak lagi? 3 kurang?
*tabok De:p*
Pingback: Tweets that mention Jika Membesarkan Anak Lagi « Cerita Cita Cinta -- Topsy.com
inaa … so sweet
and im such a bad mother ..ihik
Jiaaah, nggak lagi Not. You’re the best mother for 2 R.
Nggak ada yang bisa menggantikan posisimu bagi mereka.
Walau kerja kamu masih sempat mengasuh mereka kan ?!