Hurray…Aku Bisa Jalan

Assamu’alaikum. Mau cerita sedikit tentang dik Kayla. Setelah beberapa bulan berlatih, jatuh bangun dan membuat 2 benjolan biru di jidat, akhirnya di usia dik Kayla yang 13 bulan, sudah lancar berjalan🙂


Sudah wara wiri ke kamar, ke dapur, halaman dan ruang depan. Yang bikin ngeri, karena merasa sudah kokoh berdirinya, dik Kayla suka jejingkrakan dan jalan-jalan diatas tempat tidur dan kursi tamu.

Dek Kayla baru lancar berjalan diusianya yang ke-13 bulan. Sebenarnya sejak umur 11 bulan, dek Kayla sudah belajar berjalan. Tetapi yah itu, kata Ibu sih, dek Kayla masih takut-takut dan juga males…he…he… Baru berjalan satu langkah, eh sudah merangkak. Atau kalau ngak rembetan deh, di kursi, meja atau rembetan di dinding.

Tapi biar belum lancar berjalan, dek Kayla paling doyan keluar rumah. Kalau liat pintu terbuka sedikit, pasti udah ngajak Ibu, Ayah atau Mbak Iyah, keluar rumah. Nah kalau sudah begitu, biar pegangan satu jari aja, dek Kayla lancar jalannya…he…he..

Sebenarnya buat Ayah dan Ibu, dek Kayla belum lancar berjalan gak apa-apa, toh setiap memiliki keistimewaan masing-masing. Memang sih kalau Kak Lily, umur 11 bulan sudah lancar berjalan dan berbicara. Tapi yang bikin geregetan tuh, malah tetangga dirumah. Maklum deh tinggal di kompleks yang gak elite😦

Tetangga-tetangga tuh suka ngebanding-banding dek Kayla dengan Kak Lily. Gak hanya itu, malah pernah nyaranin hal-hal yang aneh supaya dek Kayla lancar jalannya. Ada yang kasih saran supaya kaki dek Kayla dipukulin belut (kata Ayah mending belutnya digoreng trus dimakan..he…he..), ada yang nyaranin supaya tiap hari Jumat, dengkul dek Kayla dipukul pakai sendok sayur….(amit…amit…tok..tok deh), malah ada yang bilang Ibunya sih
suka nyium-nyium telapak kaki anaknya, jadi anaknya gak cepat jalan…Masya Allah.

Ibu sih sempet sebel juga, tapi yah mau diapain lagi orang kan bebas mengeluarkan pendapatnya. Toh akhirnya dek Kayla bisa lancar berjalan juga. Malah sekarang Ibu suka khawatir, karena sejak lancar berjalan dek Kayla udah ngintip-ngintip kapan pintu terbuka dengan lebar, supaya dia bisa keluar… mau kerumah tetangga sendiri kayaknya…ha….ha…

Nah terakhir nih, namanya manusia yang selalu merasa ingin lebih, sekarang Ayah, Ibu dan Kak Lily, sedang harap-harap cemas nunggu dek Kayla lancar bicara🙂
Lancar bicara diluar kata-kata yang sudah dihapal tentunya seperti mama, papa, tata (kakak maksudnya…), mimi, maam, ayah (yang kadang-kadang saru sama Iyah), uwa, dan ndak (maksudnya tidak).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s