Mbah Iti Pulang

Hari Minggu kemarin, Mbah Iti pulang ke Yogyakarta.
Mbah Iti sudah 3 minggu nemenin aku dan de’ Kayla dirumah karena Mbak Iyah pulang kampung ke Temanggung.
Waktu Mbak Iyah udah datang lagi, aku minta Mbah gak boleh pulang dulu ke Yogya karena aku masih kangen.

Image hosting by Photobucket

Selama Mbah Iti dirumah, Ibu libur masak katanya Ayah pengen dimasakin sama Mbah Iti aja. Katanya masakan Mbah Iti lebih enak dari masakan Ibu.
Mbah Iti kalau tidur gak mau dikamarku, katanya gak tahan sama kipas. Mbah Iti tidur diluar sambil nonton tivi. Aku suka temenin Mbah Iti tidur diluar. Kadang sama ayah juga.
Mbah Iti juga bikinin aku kue janagel, kesukaanku. Jadinya dirumah banyak kue janagel.

Waktu mau pulang, Mbah Iti sempet nangis, katanya selama dirumahku Mbah Iti jarang keingetan sama Mbah Kung, kalau di Yogya pasti inget terus karena sepi. Soalnya Bulik Santi kerja, Om Yan sekolah.

Ibu bilang sama Mbah Iti, makanya nanti bulan Mei Mbah Iti ke Bekasi lagi aja. Jadi sebulan di Yogya, sebulan di Bekasi, biar gak kesepian lagi.

catatan : ditulis ulang sama Ibu dari tulisan di diary Kak Lily, karena scannya kurang bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s