Tempe dan Makan….makan…makan

Halo apa kabar, gimana liburan panjang teman-teman sekalian ? Pasti seru yah :)Kali ini tukang nulisnya lagi ada waktu dan pengen cerita sedikit tentang kegemaran de’ Kayla dan kebiasaan makan dua bersaudara putri Pak Usmar Kurniawan….he…he…

Sejak de’ Kayla udah dibiasain makan nasi setelah sebelumnya sampai umur 13 bulan makan makan nasi tim dan bubur nasi, de’ Kayla doyan sama makanan bernama tempe🙂 Tempe bukan sembarang tempe tapi tempe goreng, tempe goreng tepung termasuk yang namanya mendoan.

Awal Ibu tahu de’ Kayla doyan sama tempe, karena dapat anteran tempe mendoan dari Tante Erni, tetangga sebelah rumah yang asli Purbalingga. Waktu itu tempe mendoannya udah digoreng sama Tante Erni, jadi kita tinggal makan aja. Nah, sedang asyik menikmati mendoan, de’ Kayla ikut serta makan mendoan aja. Ibu biarin aja karena dipikir paling ntar dilepeh. Ternyata salah teman-teman…, de’ Kayla dengan nikmatnya melahap si mendoan, tidak cukup satu tapi sampai dua. Malah sang nasi hanya sedikit abisnya kalah sama si mendoan.

Sejak itu, Ibu perhatiin, de’ Kayla kalau dikasih makan tempe pasti lahap dan bisa kenyang gak mau makan nasi. Kayaknya anak ibu dua-duanya, agak susah makan nasi nih. Gak yang gede, gak yang kecil. Kalau de’ Kayla sih karena masih 15 bulan blum ketahuan selera makannya gimana. Tapi yang namanya Taruli Azzah Puspitasari aka Kak Lily, merupakan kegembiraan tak terhingga bagi Bunda, kalau Kak Lily bilang, “Bu, aku lapar, makan dong“.

Untuk urusan permakanan, Kak Lily sudah harga mati biasa-biasa aja sama makanan. Baik itu makan nasi, sayur-sayuran (cuma doyan sama wortel doank), ikan (ini turunan dari Ayahnya yang gak begitu suka sama ikan), ayam (Alhamdulillah sama fried chicken gak heboh, jadi aman deh kantong ortunya…he…he…), plus permen, kue-kue sebangsa cake dan tart serta teman-temannya.

Kadang, pengen rasanya Ibu, Kak Lily seperti anak-anak tetangga, teman sekolahnya, atau anak teman kantor, yang badannya gemuk-gemuk dan makannya doyan.

Pernah ayahnya dengan bangganya bawa Pizza Hut, berharap anaknya akan senang melahapnya. Dimakan sih sama Lily, tapi cuma sepotong doank, sisanya ? yah kesiapa lagi kalau tidak ke Ibunya, jadi jangan heran kalau badan Ibunya makin subur aja…he…he…

Atau kalau si bunda sedang tergerak hatinya untuk memasak kue atau pudding, bisa itu bertahan sampai seminggu, paling cepet. Malah pernah gak habis sampai akhirnya kebuang. Tapi kalau lihat bundanya masak, Lily seneng lho. Malah suka muji, “Bu masakannya enak deh,” tapi tetep aja makannya cuma sedikit😦

Untuk urusan perjajanan, kak Lily biasanya karena lapar mata atau melihat temannya jajan. Kalau lihat temannya makan chiki, pasti dia minta dibeliin dan ngambek kalau gak dikasih. Tapi begitu Ibunya inisiatif beli sendiri waktu belanja bulanan gitu, boro-boro dimakan, dilirik aja gak.

Tapi masih ada untungnya, Lily masih doyan susu, keju, mentega dan cornflake. Sampai umurnya menjelang 6 tahun pada 17 Juli nanti, Lily masih minum susu 4 kali sehari. Pagi, pulang sekolah, pulang ngaji dan mau tidur malam. Trus sama keju suka diparut sendiri sama Lily, trus dimakan. Mentega dicolek-colek, apalagi kalau ada sisa mentega yang sachet gitu, bisa bersih karena dijilatin…he…he.. maaf yah kalau terkesan jorok.

Jadi, karena itulah sampai sekarang, Ibu masih berharap semoga ada perubahan Kak Lily doyan makan dan de’ Kayla jangan sampai ngikutin kakaknya. Mudah-mudahan kedoyanannya sama tempe bisa merambah ke jenis makanan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s