Cerita Libur Lebaran

Yiha….apa kabar semua, pada kangen ngak sama kami penghuni blog ini (duh geer banget, kayak ada yang kangen aja…he…he…), miss u all🙂

Ngak berasa udah lama banget ngak nge-blog, kangen tapi mau bagaimana lagi. Kerjaan kantor yang musti dikelarin sebelum cuti lebaran, proyek yang dikejar deadline tapi malah berantakan, dan musti jadi pengganti Mbak Iyah (yang sudah berbesar hati mau pulang tiga hari sebelum lebaran) selama pulang kampung.

Selama ngak ada Mbak Iyah, bagi Ibu mengerjakan pekerjaan rumah tuh ngak terlalu masalah. Nyuci tinggal sikat-sikat🙂 masak, kalau ngak mau susah dan cape, tinggal beli aja di rumah makan Padang atau supermarket, trus tinggal sreng….sreng, goreng, goreng. Membersihkan rumah ? yang jelas ngepel dan nyapu waktu anak-anak lagi tidur (siapa yang tahan bersihin rumah yang hampir tiap jam seperti kapal pecah…he…he…)

Yang paling bikin kepala serasa mau pecah dan migrain kumat sepanjang jam adalah kak Lily dan de Kayla yang setiap saat berantem. Awalnya main bareng, belum ada satu jam sudah berantem. Ada aja yang direbutin. Entah itu berebutan main, berebutan bantal saat minum susu, dan yang paling diantara yang paling saat dua-duanya maunya dikelonin sama Mbok’e yang cuma punya dua tangan, dua kaki, satu kepala, dua mata dan dua telinga😦
Pernah saking berebutannya, saat yang satu lagi digendong, satunya lagi minta digendong juga, karena ngak bisa akhirnya yang satu bertengger di paha ibunya yang segede gaban😀

Oh ya, Idul Fitri kemarin, setelah sholat Id di kompleks rumah, kami langsung cabut kerumah Ompung di Daan Mogot. Disana sudah berkumpul saudara-saudara Ibu, tapi Mama Wulan (adik Ibu), Kak Ririn, dan Ayah Ali, ngak ada karena mereka pulang kampung ke Lampung.

Hari ketiga lebaran, kami baru pulang ke Yogyakarta. Seperti biasa, selama bergaul di kalangan blogger, agenda kopdar sudah pasti terpatri di ingatan🙂
Kalau tahun lalu, dari tiga agenda kopdar, hanya satu kopdar yang terlaksana, nah sekarang dari empat agenda kopdar (duileh..he…he…), dua agenda terlaksana yaitu kopdar lagi dengan Keluarga Widyawan, Ummi dan Abi Naufal, plus kopdar sama teman sekolah kak Lily, Almas serta Papa Mamanya.

Nih, sedikit gambar saat pertemuan tersebut🙂

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting

photo kiri : Ibu gendong de Kayla sama Tante Ratna (Ummi Naufal), paling depan Naufal, trus kak Lily dan Sekar (tetangga di Yogya)

photo kiri : Ibu, de Kayla, Tante Lilik dan Hafiz

Rencana ketemu lagi sama Tante Rhien tidak bisa terlaksana karena Tante Rhien sekeluarga, sehari setelah lebaran pergi ke Purwokerto, Jakarta dan Ungaran, sementara dengan Tante Wiwit, yang semula sudah janjian ketemu di UGM batal karena de’ Kayla badannya anget😦

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting

photo kiri : Ibu, Almas, dan Mamanya Almas di Lembah UGM
photo kanan : Lily, Kayla dan Mas Eza (anak bungsu Bude Liling)

Segini dulu ceritanya, nanti disambung lagi yah ditulisan berikutnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s