Hanur : Anakku Harus Mengais Beras

Lagi mau posting ini, karena saat ngedit ini, perasaan saya mengharu biru😦

Tayangan Hati Nurani kali ini bercerita tentang Teti, ibu dari 7 orang anak, yang ditinggal suaminya untuk menikah lagi, padahal hidup mereka sudah morat marit. Sejak menikah, suaminya tidak lagi menafkahi Teti dan ketujuh anaknya.

Bersama anak-anaknya, Teti yang tinggal tidak jauh dari Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, kini memulung rongsokan dan pengais tumpukan beras di Pasar Induk Cipinang.

Ini saya kutip sedikit artikelnya :

Kadang Aku kerap marah dengan diriku sendiri. Kenapa hidupku harus menderita seperti ini. Anak – anakku semuanya harus putus sekolah. Mereka tidak bisa mengenyam pendidikan bahkan ijazah dari Sekolah Dasar saja mereka pun tak punya.

Selengkapnya disini yah🙂

Note : Dari pada ngurusin hal-hal yang ngak penting, yuk berbagi dengan kaum dhuafa ini.

6 thoughts on “Hanur : Anakku Harus Mengais Beras

  1. Trenyuh nian hati ini kala membacanya…

    Erm, maksudnya hal2 ga penting disini apa ya?

    =====
    bowbee : maksudnya, yang mungkin menurut orang ngak penting, tapi bagi saya penting🙂

  2. setuju banget.

    ayo hemat bbm!! (agak nggak nyambung, yah?)

    =======

    Mikochin : hehehe, ember emang ngak nyambung. btw, selamat yah atas terbit bukunya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s