Pasangan yang baikkah kamu ?

masih postingan nyontek dari Kompas.com.

Kadang saya suka iri dengan teman-teman yang pasangannya (pacar, suami/istri) yang sering memberikan perhatian-perhatian kecil atau surprise misalnya pada saat ulang tahun, hari ulang tahun pernikahan, atau hari-hari istimewa lainnya, karena Mas Iwan, yang suka lupa dengan hari ultah saya atau hari ulang tahun pernikahan. Jadi boro-boro mau kasih surprise kan ?

Tapi apa perhatian dan kasih sayang, hanya diukur dengan hal-hal kecil seperti itu ? Karena saya masih bersyukur, meski jarang dikasih hadiah, Mas Iwan masih tetap sabar nungguin saya pulang kerja meski saya pulang lebih lama dari jam pulang kerja dirinya. Ngak melarang saya bergaul dan bersenang-senang dengan teman-teman terutama teman-teman KGB, dan yang penting ngak ngelarang ngeblog meski suka makan waktu berjam-jam :D   

Lalu apa sih yang dimaksud dengan pasangan yang baik itu ? Untuk mengetahuinya, ikuti kuis berikut ini :

1. Anda dan pasangan bertengkar mengenai suatu hal dan perselisihan masih belum selesai sampai saatnya tidur malam tiba. Anda:
a) Mengucapkan selamat tidur walaupun masih marah.
b) Tidur di kamar yang lain.
c) Sedih dan tidak dapat tidur.
d) Menunggu sampai pasangan hampir tertidur dan mulai berargumentasi lagi.

Yang harus Anda lakukan:
a) Mengucapkan selamat tidur walaupun masih marah. Tak perlu menyelesaikan perselisihan malam itu juga, tapi perlihatkan pada pasangan bahwa Anda masih dan tetap mencintainya.

2. Anda melatih pasangan suatu hal. Dia berhasil melakukannya dengan baik, sementara Anda tidak. Anda:
a) Mengasihani diri sendiri.
b) Memintanya untuk menunggu sampai sama-sama dapat melakukannya dengan baik.
c) Memberinya selamat.
d) Merusak usahanya.

Yang harus Anda lakukan:
c) Memberinya selamat.
Di antara pasangan suami-istri tidak boleh ada perasaan bersaing. Tentu saja Anda kadang cemburu dengan keberhasilan pasangan dan tak harus menyangkal perasaan Anda. Namun, Anda juga harus ingat, kemampuan pasangan Andalah yang membuat Anda pertama kali tertarik kepadanya.

3. Anda kurang lebih seperti pernyataan berikut ini:
a) Hanya sambil lalu mendengar cerita atau bercerita mengenai sesuatu kepada pasangan.
b) Saling bercerita dan membicarakan masalah yang dihadapi.
c) Anda selalu benar, orang lain selalu salah.
d) Anda baik, orang lain jahat.

Yang diperlukan adalah:
b) Dalam suatu hubungan, kita tidak bekerja secara individual melainkan bekerja sama demi hubungan yang sehat dan bahagia. Tidak mencari siapa yang benar dan salah, tidak membuktikan siapa yang baik dan tidak.

4. Sesudah bertengkar, pasangan Anda merasa:
a) Diremehkan.
b) Dikecewakan.
c) Dihargai.
d) Dikhianati.

Pasangan Anda harus merasa:
c) Dihargai
Bila ingin menjaga hubungan jangka panjang yang penuh cinta, Anda harus menghargai pendapat pasangan. Memang tidak harus setuju dengan pendapatnya, tapi Anda harus mendengar dan mencoba untuk mengerti.

5. Sesudah seharian bekerja, Anda:
a) Masih membawa pekerjaan pulang ke rumah
b) Ke kafe bersama rekan-rekan sekerja
c) Membawa anak dan pasangan jalan-jalan
d) Menceritakan kejadian yang dialami dan mendengarkan cerita dari pasangan Anda.

Pasangan yang memiliki komukasi yang baik akan:
d) Saling menceritakan kejadian yang dialami.
Bila salah satu selalu merasa kesepian karena yang satunya sibuk bekerja, berkumpul dengan rekan sekerja dan tak menyisihkan waktu untuk pasangan serta keluarga, berarti ada dua manusia yang saling terasing namun tinggal di satu rumah. Bila Anda membuat pasangan merasa kesepian, sudah waktunya untuk memperbaiki hubungan dan meninjau kembali arti dari komitmen Anda berdua.

6. Bila stres, Anda cenderung untuk:
a) Membicarakannya dengan pasangan.
b) Tidak membicarakannya dengan pasangan.
c) Pergi ke kafe.
d) Melarikan diri dari permasalahan.

Anda harus:
a) Membicarakannya dengan pasangan.
Stres dapat dipicu oleh berbagai masalah, tapi Anda tak harus mengatasinya sendiri. Membicarakannya dengan pasangan haruslah jadi taktik pertama. Mungkin pasangan punya solusi yang tak terpikirkan oleh Anda. Bila tak dapat berbicara dengan pasangan, cari bantuan. Bila sedang ingin sendiri, boleh saja, selama Anda tidak melarikan diri dari permasalahan.

7. Anak Anda sakit pada saat di sekolah dan harus dijemput. Anda:
a) Menelepon pasangan dan memintanya menjemput anak.
b) Menelepon ibu Anda lagi.
c) Minta bantuan teman untuk menjemput anak.
d) Ingat bahwa hari ini giliran Anda untuk standby bila ada keadaan darurat dan Anda langsung ke sekolah.

Yang harus Anda lakukan adalah:
d) Ingat bahwa hari ini giliran Anda untuk standby bila ada keadaan darurat dan langsung ke sekolah. Salah satu hal yang paling sering terjadi di dalam konflik perkawinan adalah bahwa kedua pasangan merasa tugas tertentu adalah tugas pasangannya. Kedua pasangan harus sama-sama komit terhadap hubungan mereka, termasuk menjemput anak-anak atau menghadiri rapat orang tua murid di sekolah.

8. Sesudah menyelesaikan pekerjaan yang sangat melelahkan, akhirnya Anda berdua ada waktu untuk dinikmati bersama. Anda:
a) Menonton teve selagi pasangan membaca buku, di ruangan yang sama.
b) Menemani ke mana pun pasangan ingin pergi atau lakukan.
c) Pergi ke bioskop untuk menonton film yang sudah lama sama-sama ingin ditonton.
d) Membersihkan rumah bersama-sama.

Cobalah untuk:
c) Pergi ke bioskop bersama-sama untuk menonton film yang Anda berdua sangat ingin menontonnya.
Meluangkan waktu bersama-sama akan mengembangkan hubungan yang positif. Bila Anda berdua memiliki waktu bersama, lakukanlah hal-hal yang Anda berdua sukai.

9. Suatu hubungan yang kuat memerlukan:
a) Nasihat dari teman.
b) Rasa humor.
c) Contoh yang ada di dalam dongeng.
d) Minuman keras.

Yang diperlukan adalah:
c) Rasa humor.
Sedikit canda diperlukan dalam rutinitas sehari-hari dan akan menyemarakkan hari yang suram.

So ? bagaimana jawabannya ?

17 thoughts on “Pasangan yang baikkah kamu ?

  1. hanggadamai :
    Setuju🙂

    andrasiregar :
    halah…
    Thanks udah mampir yah dik🙂

    Fitra :
    nih dia, salah satu pengobrak abrik blog gw :))

    Manik :
    halah, ada lagi nih :p

    Hari :
    Insya Allah baik. Mau tahu ? Tanya Mama Stesha.

    Adit :
    Akur. Duh Adit sejak menikah semakin bijak nih🙂

    de :
    Emberrrr, satu lagi pengobrak abrik :p

    nunik :
    Iya, tapi lumayanlah buat pelajaran🙂

    thegands :
    memangnya kamu sudah punya pasangan ? hehehehe

    Eucalyptus :
    Waks, senangnya Acha punya Mama seperti Mbak Evy.
    Jaga kesehatan yah mbak, jangan sampai kecapean.

    riri :
    Betul sekali ri.
    Yang penting saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing.
    Kalau terlalu banyak yang dipikirin ntar malah susah🙂

  2. gue baca ampe nomer tiga, terus stop …. hahahahaha, abis salah terus, kebalikan malah …. hehehe
    hmm…. ngaku banget sih, Riri ma suami emang bukan pasangan ideal, jauh dari itu malah … ya tapi ukuran untuk dibilang ideal itu kan lain lain ya …. bagiku, selagi dia masih bisa nrima, gue lagi bete, lagi seneng, bahkan lagi norak, lagi jelek dll lagi….. selama bisa itu, then everything’s fine ….. abis masih banyak yg lain lain yg harus dipikirin sih, ngapain juga mikir2 kita ini ideal apa gak … hehehe, tul gak

  3. Setiap pasangan pasti punya ciri hubungan masing2, yang gak bisa persis sama dgn yang lain.
    Masalah romantis memang bisa menambah mesra hubungan pasutri, tapi memang gak bisa memaksakan pasangan kita utk romantis apbl dari sifatnya gak romantis. Kasih sayang bisa dicurahkan dengan cara lain kok…. he he..
    Oh ya, aku emang jarang apdet neh, abis sibuk pindahan kontrakannya anakku… kemaren aja 4 hari bolak balik ke Karawaci, bener2 melelahkan ternyata… walaupun kontrakannya udah full furnish, tetep aja banyak kekurangan yg harus dilengkapi…

  4. Kalau soal baik sih menurut saya jangan terlalu mengikuti apa kata pakar psikologi ataupun media. Walau suka lupa ultah bukan berarti ngga sayang dan bukan berarti kebaikannya kurang dari mereka yang ingat.

    Yaa…. yang penting sih saling mengerti fitrah dan peranan masing-masing aja.😉

  5. Sebagian tepat sesuai artikel…sebagian meleset jauh…hehe

    Yang penting hepi aja deh…

    Eh…jadi sekarang udah temenan dengan blogspot nih? 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s