Idul Fitri 1430 H – sebuah cerita pendek

Idul Fitri 1430 Hijriah itu,….

Kami pulang kampung ke Yogyakarta, secara udah hampir 4 tahun ngak pernah lebaran di Yogya dan gw beserta anak-anak sudah setahun lebih ngak ke Yogya.

Perjalanan pertama Tiominar pergi jarak jauh dan lewat darat pula. Alhamdulillah selama di mobil,  Tiominar ngak rewel malah banyak tidur.

Selama di Yogya ngak sempat ketemuan sama teman-teman, karena Lily dan Kayla minta diantarin ke Taman Pintar, Taman Sari, Candi Ratu Boko, Candi Sambisari, dan Alun-alun, sementara gw dirumah saja karena tepar (batuk dan pilek).

Nyempatin pergi ke Solo buat ketemuan sama saudara Mas Iwan, eh malah saudaranya nginep di Yogya. Akhirnya kita jalan-jalan deh (untuk pertama kalinya) ke Taman Sri Wedari.

Alhamdulillah selama perjalanan Bekasi – Yogya, Yogya – Bekasi, ngak kena macet (terutama di Pantura). Kita juga nyempetin ngejajal tol Penjagan, yang ternyata memang maknyus (motong banyak jalan).

3 thoughts on “Idul Fitri 1430 H – sebuah cerita pendek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s