I Love You

Seberapa pentingkah tiga kata itu bagi kalian ?

Seberapa sering kalian mengucapkannya ?

Apakah kalian merindukan 3 magic words itu ?

Terinspirasi dari diskusi di salah satu milis ibu-ibu yang saya ikuti, saya jadi berpikir ternyata kata-kata itu jarang diucapkan oleh saya maupun Mas Iwan. Bahkan, karena jarangnya, suatu ketika saat saya membuatkan mie rebus (yang jarang banget gw lakuin), Mas Iwan mengucapkan terima kasih dan diselipin kata sayang, anak sulung kami, Mbak Lily, langsung berkomentar : cie…cie, pacaran nih ye ! (Din, template loe dipakai anak gw :D)

Garing banget kan anak gw😀

Entahlah,  apa karena Mas Iwan bukan orang yang romantis (bukan rokok dan makan gratis loh), dan saya tipe orang yang ngak peduli dengan hal-hal seperti itu (yang penting uang bulanan lancar bo’..hehehehe), jadi kami pun jarang mengucapkan the magic word itu.

Bagi kami, cielah kami, cinta itu ngak harus diungkapkan dengan kata-kata. Seperti kata Mas Iwan : Memangnya dua anak ngak cukup yah untuk membuktikan cinta (gendeng kan) atau yang seperti ini : 

“ngak gampang cari orang yang seperti gw (oh yah, saya dan Mas Iwan, kadang suka membahasakan diri sendiri dengan gw, tapi ngak pake loe), yang mau nungguin kamu pulang, padahal jam pulang gw lebih duluan satu jam. Mana arahnya jauh lagi. Plus nemenin kamu dugem sama teman-temanmu terutama KGB”

Haiya…yah, kenapa gw jadi inget sama tulisan Yessy yang ini yah. Sorry Yessy, gw ngak nyontek cuma terinspirasi😀

9 thoughts on “I Love You

  1. Kak,
    padahal anakmu udah 3 ya, harusnya lebih dari cukup kan pembuktian sayang itu? hehehee….
    betul, ukuran sayang dan romantis memang tdk sama, tiap individu itu bedaa2…. sama aja kek suamiku itu, g ada romantisnya dikitpun.

  2. Hahahhaa …
    Bagi lelaki (sejati) …
    Romantis itu bukan obral kata gombal …
    Romantis itu bukan kasih bunga candle light dan sejenisnya (yang hanya ada di Pelem itu saya rasa …)

    Romantis itu … perbuatan dari hati …
    Jiiiaaahhh …

    injul :
    jiiaaah, nih dia pengakuan pria sejati🙂

  3. Sama ina, gue ama laki gue juga never say it, kita termasuk yang lebih banyak “berbuat” hahaha .. habis kata2 i love you keknya lebay banget yah .. eh lebay apa alay sih ?? yah sejenis itu lah😛

    injul to Dini :
    Yoi, makanya namanya nyaris sama kan😀

  4. Wadaw…tadi komentar lagi ke mana ya?

    Oke…ulang lagi deh.

    Sepertinya laki-laki memang begitu Ndah. Tidak mengatakan bukan berarti tidak cinta kan? hehe (mantra suami nih). Kalau mereka mulai menebar kata sayang cinta dear…nah lo, jangan-jangan ada udang di balik batu! hehe

    Tapi…sekali-sekali dipanggil sayang senang juga kan? Hayooo….ngaku!!!😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s