Ketika Pensiun Dini

“Eh loe lagi dimana ?”

“Haah, di rumah, emang loe udah nggak kerja ?”

“Kenapa ? Karena anak-anak ya ? nggak punya pembantu ya?”

Lain waktu.

“Mbak Indah beneran resign?”

“Nggak sayang tuh kerjaannya, kan udah bagus?”

“Mau ngerjain apa di rumah, ngurusin anak ya?”

Itulah serangkaian pertanyaan yang masih gue terima hingga sekarang, ketika gue memutuskan untuk pensiun dari urusan kerjaan di kantor di salah satu stasiun televisi, yang sekarang lagi tenar dengan urusan jodoh-jodohan itu.

Hello, emang kalau mutusin nggak kerja kantoran, karena masalah anak doang ?

Atau, nggak kerja lagi karena dipecat ?

Dan, kenapa gue mesti merasa sayang sama karier gue, kalau gue udah merasa nggak maksimal lagi sama kerjaan ?!!

Ah, sudahlah ngapain juga gue mesti susah payah mikirin pendapat orang. Gue bukan sembarangan memutuskan kok. Kalau nggak salah gue dah pernah posting (lupa linknya, males nyari), bahwa jika umur 40 nanti gue akan memutuskan pensiun dini, dan Alhamdulillah sebelum 40 tahun gue udah pensiun.

Apa yang gue kerjakan di rumah ? Ngurus anak ? Ya itu pastilah, masa emaknya udah di rumah anak-anak nggak diurus, bisa dikutuk  jadi emak durhaka gue😀

Tapi selain ngurus anak-anak (sekarang gue tukang ojek mereka, antar jemput ke sekolah dan tempat les, asli cape…huhuhu), gue juga memutuskan untuk total menulis. Dan, Alhamdulillah ada saja yang mau ditulis, diedit dan yang  jelas banyak buku yang mesti dibaca, untuk dibuatkan resensinya, biar dapat buku gratisan dari penerbit…hehehehe

Amiin, Amiin.

Seperti kata salah seorang teman, title gue sekarang, fulltime writer mom’s, huahahahahahaha (gaya seorang penggangguran).

6 thoughts on “Ketika Pensiun Dini

  1. Pingback: Setahun Sudah « Cerita Cita Cinta

  2. Itu pekerjaan yang menyenangkan Indah..syaratnya kerja di rumah harus disiplin dengan waktu. Menurutku engkau hebat, saya malah baru menjadi freelance setelah pensiun…:P

  3. satu, templete nya nendaaaanggg … suka banget … bikinin dong … hahahaha

    dua, ciyee .. akhirnya publish juga alasan sebenernya ..

    tiga, ntar jualan kue juga ga nih , .. apa MLM yg bundaku kerja dari rumah itu >>*jediggghh

    Satu dua tiga, sayang semuanya doong .. *garing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s