Sapu Sehat

Dulu, sewaktu kecil, si mama sering bilang, kalau jadi anak perempuan biar pun jadi wanita karier, pintar, cantik, harus tetap ngerti pekerjaan rumah tangga seperti masak, beberes rumah, mencuci piring, mencuci baju, dan sebagainya.

“Kalau kamu nggak bisa masak, nyapu, nyuci, nanti sudah nikah, kalau mertuamu orang Batak, rewel, bisa-bisa kamu dipulangin lagi ke rumah,” kata si mama tiap kali menasehati kami, 3 anak perempuannya.

Kami sih tahu, itu kiat si mama supaya anak-anaknya mau mengerjakan pekerjaan rumah tangga, apalagi kalau nggak ada pembantu siapa lagi coba yang bisa disuruh kalau bukan anak-anaknya.

Maka, berbagi tugaslah kami bertiga. Saya, selalu mengambil pekerjaan yang menurut saya cepat diselesaikan, yaitu : membersihkan rumah (menyapu dan mengepel), serta membantu simama mencuci baju (bagian membersihkan). Sementara dua orang adik saya lebih memilih memasak sebagai bidang keahliannya, hehehe.

Dan, sekarang sudah berumah tangga, saya tetap lebih enjoy mengerjakan tugas mencuci dan membersihkan rumah, ketimbang memasak. Hehehe, tetap masak sih, tapi masak yang gampang-gampang saja.

Tanpa mengecilkan urusan memasak, ternyata pekerjaan membersihkan rumah, terutama urusan sapu menyapu bisa memperkuat jantung orang yang melakukannya.

Menurut Majalah Ayahbunda, menyapu sama dengan kegiatan berjalan kaki dan melatih otot-otot lengan dan tangan. Karena itu,  kegiatan menyapu bisa memperkuat otot paru-paru dan jantung, memacu jantung melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, khususnya aliran darah dari pembuluh darah balik (vena) di kaki, dan meningkatkan stamina, memperkuat otot-otot lengan, tungkai dan pinggang.

Tapi, sapu bukan sembarang sapu. Karena kita tetap harus memperhatikan:

  • Tumit menjejak lantai lebih dahulu, lalu gerakkan seluruh bagian kaki agar kaki dapat menapak lebih kuat dan stabil.
  • Pilih sapu bertangkai panjang sesuai dengan tinggi badan. Lakukan gerakan menyapu dengan dua tangan.
  • Menyapu bergantian antara tangan kanan dan tangan kiri agar beban pada otot tanan kanan dan kiri menjadi sama.
  • Usahakan agar bahu dalam posisi santai.

Trus gimana kalau yang rumahnya memakai karpet di seluruh lantai, tetap bisa menyapu sehat kok. Karena menurut Ayahbunda lagi, menggunakan vacuum cleaner hampir sama dengan menyapu. Saat men-vacuum, juga banyak mengandalkan kaki, tangan dan kekuatan otot batang tubuh saat harus setengah membungkuk.

Tapi jangan lupa pakai masker penutup hidung, biar nggak kemasukan debu. Bukannya sehat malah sakit, kalau terkena debu.

Nah, mari kita menyapu. Etapi,  walau bagaimana pun olah raga tetap penting loh. Terutama buat saya nih, yang badannya melar di mana-mana. Karena selain menyehatkan, olah raga teratur juga bisa mengurangi berat badan secara ideal.

38 thoughts on “Sapu Sehat

  1. kalo aku bebenah rumah males, memasak nggak bisa *emak2 ga tau diri* hihi…tp membaca manfaat menyapu, sepertinya mau dicobain deh….:D..thx for sharing…

  2. Selamat pagi, Kawan. Semoga kita selalu mendapat berkah keselamatan.
    Salam kenal dari saya, dan ijinkan saya membaca dan menyerap ilmu yang Kawan berikan di sini.

    Salam hangat😀

  3. :(( salut deh buat Indah yang masih (mau) rajin menyapu sampai sekarang, apalagi sampai teknik menyapu seperti itu😀
    kayaknya perlu menyemangati diri lagih agar mengikuti jejakmu demi melangasingkan body yg sudah over juga hehehe ….

    tsf yaaa

  4. wah sama… dulu ibu saya sering bilang kalo anak perempuan harus rajin nyapu biar langsing dan dapat suami ganteng, tapi ternyata selain itu jangan-jangan nyuruh kita berolah raga kaki ya🙂

  5. Berhubung disini gga ada pembantu yah sapu-menyapu dikerjakan sendiri. Utkk dedaunan di pekarangan rumah sebetulnya kita bisa bayar jasa landscape company. Cuman bagiku sih mending dikerjain sendiri, krn pekarangan rumah bersih dan juga itung2 olahraga.

  6. msh mending nyapu daripada nyetrika mba hehe,,,
    sama mba..dulu juga mama pu3 suka bilang gitu..
    jadinya rajin bersih2 deh,,,
    biar ga dapet suami brwokan..hahaha…
    biar bgmpun nasihat ortu pst bermanfaat u kita y mba..

  7. Yang harus diingat waktu menyapu adalah :

    Jangan ada kotoran yang ketinggalan karena kelak akan mendapat suami yang brewok, kata orang2 jaman dulu he he he.
    Nyapu kan sambil olahraga juga, kalau ikhlas dan sambil senyum malah dapat pahala.

    Salam hangat dari Surabaya

  8. Kalau perlu …
    setel musik disko … atau dangdut …
    kombinasikan gerakan menyapu dengan sedikit geyal geyol … jogedan …
    (ssttt ini pernah saya lakukan …)

    badan sehat … hati gembira …pekerjaan tidak terasa berat

    Salam saya InJul

  9. hahaha…samaaja ya Mama kita dulu, ngomong kayak gituh ,InJul
    malah Ibuku suka bilang, kalau nyapu nya gak bersih, nanti dapat suami bewokan ….xixxixi……… 🙂

    wah, kayaknya mesti sering2 nyapu nih, secara badan dah overweight gak ketulungan😦
    salam

  10. Sekarang giliranku yang ngomong seperti mamamu kalau nyuruh anak2 beberes he.. he… Dulu juga kita kan jg males kl disuruh mulu, mama suka bilang, di jolomu do’i, kira2 maksudnya ntar udah tua pasti mengalami hal sama, he..he.. beneran ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s