Dongeng Sebelum Tidur

 

Dongeng sebelum tidur,

ceritakan yang indah biar ‘ku terlelap

Dongeng sebelum tidur,

mimpikan diriku, mimpikan yang indah

Aneka banyak cerita, ceritakanlah semua hingga ku terlelap

Reffrain lagu Wayang berjudul Dongeng :)

Masihkah teman-teman membacakan dongeng Si Kancil Mencuri Timun ? Atau dongeng Sleeping Beauty? Timun Mas? Bawang Merah Bawang Putih? Siput dan Kancil ? Naga Raksasa? dan kisah-kisah dongeng HC Andersen yang terkenal, kepada anak-anak sebagai penghantar tidur mereka?

Kalau saya, jujur sudah tidak pernah lagi membacakan dongeng-dongeng seperti itu. Pertama, karena yang dua anak yang lebih besar sudah bisa membaca buku sendiri (walaupun sesekali Kayla masih minta dibacain, kalau melihat saya membacakan cerita untuk adiknya), yang kedua : saat ini banyak alternatif bacaan, nggak hanya buku bacaan anak tetapi juga majalah dan televisi, tentu saja :D

Lagi pula, di sekolah (saat TK), anak-anak sudah didongengkan oleh guru-gurunya, tinggal orangtua yang menjadi penampung pertanyaaan, kalau ada yang dirasa janggal oleh anak-anak.

Lalu ada pertanyaan, apakah dongeng jaman dulu masih layak dibacakan kepada anak-anak? Mengingat dongeng jaman dulu ada yang bercerita tentang sihir-sihir, tokoh antagonis yang terlalu berlebihan keburukannya dibuat, atau memaksakan pesan moral lewat cerita-cerita.

Diskusi mengenai rekonstruksi dongeng di milis yang saya ikuti, cukup menarik, karena banyak yang mengatakan dongeng perlu direkonstruksi, sementara penulis terkenal Mas Donatus A. Nugroho mengatakan :Dongeng itu ibarat layang-layang. Biarpun kita sudah punya pesawat terbang, naik gantole atau bermain aeromodeling, masih saja kita akan merindukan memainkan layang-layang.

Sementara teman yang lain, Sokat Rachman : Dongeng adalah dongeng. Silakan menulis ulang sesuai dengan aslinya atau disesuaikan dengan angle kreatif masing-masing penulis. Tetap yang baik, memang. Semua tokoh baik adalah cantik dan tampan. Sebab untuk pembuat cerita, cantik dan tampan bukan sekedar gambaran fisik, tapi juga gambaran sikap “tokoh2 baik itu.” Seperti pada wayang yang dibedakan dengan warna hitam dan merah pada wajahnya untuk menggambarkan perilaku tiap wayang. Asal tujuannya sama : Menghibur anak! Bukan memenuhinya dengan muatan yang malah memberatkan pembaca cerita.

Menarik kan? kalau saya mengutip pendapat penulis novel Narnia, CS Lewis : “Dongeng tidak mengajarkan kepada anak bahwa naga itu ada. Anak-anak sudah tahu bahwa naga itu ada. Dongeng mengajarkan kepada anak, bahwa naga bisa ditaklukkan”.

Bagaimana teman-teman?

About these ads

26 thoughts on “Dongeng Sebelum Tidur

  1. Saat anak-anak masih kecil, saya selalu menyempatkan waktu untuk mendongeng pada mereka sebagai pengantar tidur, karena bisa menyelipkan pesan-pesan pada mereka.

  2. Aku suka banget sama lagunya Wayang yang ini..
    saya punya cita2 mbak, nanti kalau sudah punya anak saya akan membacakannya sebuah dongeng sebelum dia tidur..
    doakan ya Mbak,hehehe

  3. sudah gak pernah mendongen lagi utk anak2, krn mereka sudah besar2 InJul :)
    dulu, sewaktu kecil bunda selalu mendongeng, terutama ketika mau tidur.
    hanya utk mengasah imajinasi mereka saja, dan syukur2 bisa mengambil hikmah yg ada dlm dongeng itu.
    Sampai sekarang , mereka masih ingat, dan bilang, bagaimana bahagianya ketika dulu didongengi oleh bundanya :)
    salam

  4. baru saja bilang ke Guru bahasa Indonesia, kenapa buku dongeng yang ini terbuang begitu saja ya, (di perpustakaan) padahal aku paling suka baca ini loh bu

    Katanya : pengaruh sinetron dan televisi anak-anak tak lagi mendengarkan dongeng

    Miris

  5. Dongeng ya memang dongeng tetapi memang ada pelajaran dan hikmah dari setiap dongeng.

    Dengan hormat saya mengundang anda untuk mengikuti Pagelaran Kecubung 3 Warna. Kontes ini berbentuk menulis cerita bersambung yang dilakukan oleh satu kelompok/grup yang terdiri dari 3 orang.

    Nah silahkan ajak 2 orang sahabat untuk bergabung dengan nak Indah.
    Silahkan melihat-lihat ketentuan dan syaratnya di newblogcamp.com.

    Hadiahnya sih tidak seberapa, tetapi sensasinya itu lho yang luar biasa.

    Ditunggu yooo….

    Salam hangat dari Surabaya

  6. Satu atau dua tahun lalu, anak-anak masih suka di ceritain si Kancil, tapi sekarang mereka sudah capek ngerjain tugas-tugasnya. Sampai di tempat tidur langsung blesss…terlelap….

  7. Udah nggak ndongeng lagi, kan udah gede he..he.. Dulu bacakan cerita kisah yg nyata2 aja, spt buku Mengapa harus menghemat air, buku tentang satwa, kalau dongeng senangnya malahan Pooh aja.

  8. Dongeng mengajarkan kepada anak, bahwa naga bisa ditaklukkan …

    saya suka statement ini

    Salam saya

    (saya dengar sebaiknya tidak menceritakan mengenai Dongeng Kancil mencuri timun … karena ini mengajarkan anak untuk licik)(ini katanya lho)
    (hehehe)

  9. jaman saya kecil dulu, Oma saya bolak-balik menceritakan kisah Kancil yang Nakal dengan berbagai versi dan pengembangan. Oma memang tukang cerita yang hebat! hehehehe

  10. wah anak-anakku tidak mau tidur kalau tidak didongengi. Kadang kakaknya mendongengi adiknya, kadang gantian tapi pasti berakhir dgn tertawa. Kalau bukan saya yang dongengi mrk tidak bisa tidur :D

    bacaannya? Picture book yang begitu beragam di sini

    EM

  11. Pingback: Dongeng Sebelum Tidur | Cerita Cita Cinta - Website Kumpulan Dongeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s