Today Motiva : Growing Up

And it takes wisdom to know when that time is. ~ Moon ♥

pic from : A Beautiful Mess Inside

Advertisements

(Sharing Movie) Bond Series: Skyfall

Skyfall  is the twenty-third spy film in the James Bond series, produced by Eon Productions dan distribusi oleh MGM and Sony Pictures Entertainmet. It features Daniel Craig third performance as James Bond, and Javier Bardem as Raoul Silva. The film was directed by Sam Mendes and written by John Logan, Neal Purvis and Robert Wade.

In the film, Bond investigates an attack on MI6; it transpires that it is part of an attack on M by former MI6 operative Raoul Silva. The film sees the return of two recurring characters after an absence of two films: Q, played by Ben Whishaw, and Miss Moneypenny, played by Naomie Harris. Skyfall is the last film of the series for Judi Dench who played M; a role which she had played in the previous six films. The position is subsequently filled by Ralph Fiennes’ character, Gareth Mallory.

Sharing Movie:

Skyfall, adalah film ketiga dari James Bond series yang diperankan oleh Daniel Craig dan saya runtun menontonnya. Sebelumnya, saya menonton James Bond tergantung cerita dan suasana hati. Saya rajin menonton James Bond ini sejak diperankan oleh Pierce Brosnan sementara yang lainnya lewat DVD atau tayangan di televisi.

Tadinya, saya mau menonton Skyfall bersama dengan Mas Iwan, seperti biasanya kami menonton seri-seri James Bond. Namun, karena jadwal kuliah Mas Iwan yang nggak manusiawi, nggak ketemu jam yang pas, dan saya penasaran dengan komentar-komentar dari yang sudah menonton film ini di twitter, akhirnya saya mengajak teman-teman perempuan saya, Mira Sahid dan Irma Senja, untuk menonton Skyfall di Blizt BCP Bekasi.

Apa kesan saya setelah menonton film ini?

Skyfall dirilis setelah empat tahun dari peredaran Quantum of Solace. Cukup lama memang, tapi tidak mengurangi rasa penasaran untuk menonton film ini. Dan, Indonesia ternyata dilihat sebagai negara yang potensial untuk pemutaran film ini, karena waktu edar di Indonesia pada tanggal 1 November, lebih dulu dari Amerika Serikat yang pada tanggal 9 November 2012.

Bond seris, Skyfall memang tidak banyak mengumbar aksi-aksi baku hantam, perkelahian, tembak-tembakan, seperti dalam seri-seri sebelumnya. Di film ini, James Bond (Daniel Craig) ditampilkan lebih manusiawi, mungkin tak lepas dari faktor umur yang semakin menua. Bond tidak sekuat dulu lagi, apalagi ia sempat tertembak dan dianggap “mati”. Dalam pembuka film Skyfall ini, di Istanbul, Bond mendapat tugas untuk mencari informasi daftar agen M16 yang “bunuh diri” dan bocor ke dunia maya. Saat berkelahi di atas kereta api dengan pencuri daftar tersebut, Bond secara tak sengaja tertembak oleh Miss Moneypenny.

Akibat tembakan tersebut, Bond sebenarnya tidak “layak” untuk bertugas sebagai M16, namun M, pimpinan Bond, menganggap yang dapat menyelesaikan masalah bocornya informasi para agen tersebut, yang juga menyeret M hingga diledakkannya kantor agen rahasia Inggris tersebut.

Memang di film ini, tidak akan menemukan mobil-mobil mewah yang jadi ‘korban’ dalam setiap aksi Bond. Sedikit peralatan canggih yang biasanya diberikan Q untuk membantu Bond dalam menjalankan aksinya. Bond series kali ini menampilkan sosok agen rahasia yang lebih manusiawi, membumi, sosok M yang sisi keibuannya, bahkan setelah absen di dua film terakhir (karena pemerannya meninggal dunia), untuk peran Q, ditampilkan sosok seorang pemuda yang brilian namun sederhana.

Buat penggemar serial James Bond, mungkin agak kecewa karena aksi gila-gilaan tidak begitu banyak ditampilkan dalam film ini. Skyfall malah mengajak penonton untuk mengetahui lebih banyak sisi kelam dan dingin seorang James Bond, melalui tempat masa kecil Bond di Skotlandia, yang bernama Skyfall.

Skyfall juga memperlihatkan sisi “keibuan” M, yang meski keras, tegas, namun mengingat semua agen-agennya. Di bagian akhir film, saya merasa haru dengan kasih sayang atau keterikatan antara Bond dan M sebagai ibu dan anak.

Oh ya, film Skyfall ini menandai 50 tahun petualangan James Bond 007 di film, sejak peredaran pertama yang bertajuk: Dr. No pada tahun 1962. Film Skyfall juga merupakan film terakhir Judi Dench sebagai M, yang digantikan oleh Ralph Fiennes, aktor watak asal Inggris. Jadi penasaran, bagaimana sosok M diperankan oleh Ralph Fiennes.

Nah, itulah sedikit ulasan saya tentang Skyfall. Sudah menonton aktingnya Daniel Craig? Bagaimana menurut teman-teman 🙂

 

 

 

[Sharing Movie] Sammy’s Adventures 2

Dua ekor kura-kura besar sedang menggiring anak-anak kura-kura yang baru saja menetas dari telurnya ke tepi laut. Anak kura-kura itu belajar berenang ke sana ke sini dengan riang gembira. Tiba-tiba, satu kapal pemburu gelap menjaring sekelompok kura-kurang yang sedang asyik bermain itu. Mereka pun terjaring dan dibawa ke satu tempat, yang mereka tidak ketahui namanya.

Ternyata tempat tersebut adalah akuarium besar yang modern dan indah. Sekelompok kura-kura yang terjaring itu menjadi bagian dari pertunjukan spektakuler bersama dengan hewan-hewan laut lainnya, yang sudah lama di berada di akurium itu.

Sekelompok kura-kura itu, yaitu Sammy, Ray, Ricky dan Ella, merasa tidak suka tinggal di akurium itu, karena merasa tidak bebas. Mereka pun berniat menyelamatkan diri, kembali ke alam bebas. Namun usaha mereka untuk keluar dari akurium tersebut tidak berjalan mulus dan mendapat perlawanan dari Big D, si kuda laut yang merasa menjadi pemimpin dari hewan-hewan laut yang ada di akuarium.

Apakah Sammy, Ray, Ricky dan Ella berhasil melarikan diri?

Bagaimana rencana mereka untuk melarikan diri?

Nonton deh Sammy 2, yang sekarang ini sedang ditayangkan di bioskop-bioskop. Jangan lupa ajak anak-anak karena film ini untuk semua umur.

Continue reading

Pentingnya Kesehatan Gigi Kita

Pernahkah kita berpikir bahwa kesehatan gigi berpengaruh kepada kesehatan tubuh lainnya?

Tahukah teman, kalau cara sikat gigi yang salah bisa mengakibatkan gigi sensitif?

—–

Beberapa waktu yang lalu, setiap menggosok gigi pada saat mandi dan malam hari menjelang tidur, gusi saya sering mengeluarkan darah. Bukan darah kental sih. Tapi, saya menganggap enteng gusi berdarah itu, karena buat saya masalah gusi berdarah tidak terlalu penting dibandingkan kalau gigi kita sakit, misalnya gusi membengkak atau gigi berlubang. Dan, karena saya belum pernah mengalami sakit gigi yang parah sampai harus ke dokter gigi berkali-kali, masalah gusi berdarah itupun terlupakan begitu saja.

Lain lagi dengan adik saya. Setiap mencoba minum atau makanan dingin seperti es krim, dia suka merasakan ngilu. “Hih, ngilu gigi gue ngeliatnya,” katanya saat melihat saya asyik menikmati es krim tanpa masalah. Lah, baru ngelihat saja giginya sudah bermasalah, apalagi kalau makan ya?! Kasihan sekali. Tapi, sama seperti saya, ia juga tak terlalu pusing dengan giginya yang ngilu.

Ternyata pikiran seperti itu salah. Salah besar! Kita tidak boleh menganggap enteng masalah kesehatan gigi kita, meskipun itu hanya gusi berdarah atau ngilu saat melihat makanan yang dingin atau panas. Karena gusi berdarah dan rasa ngilu pada gigi itu merupakan tanda dari gigi sensitif.

Mengapa kita tidak boleh menganggap enteng masalah kesehatan gigi?

Kesehatan gigi memang tidak boleh dianggap sepele. Coba saja bayangkan, bagaimana rasanya kalau gigi kita berlubang dan bau, mau ngobrol sama teman pun jadi minder. Belum lagi nih, kalau gigi kita sakit, mau apa-apa juga susah, bisa nggak makan, nggak bisa berpikir dengan jernih karena sakit gigi.

Continue reading

Memelihara Hasrat RB Ali

Bagi seniman, pameran tunggal itu adalah “pertanggungjawaban” kepada masyarakat, publik, pecinta seni akan publikasi karya-karya yang telah dihasilkannya.

Adalah RB Ali, pelukis muda kelahiran Lampung 37 tahun lalu, akan mengadakan pameran tunggal lukisannya di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jumat – Minggu, 19 – 28 Oktober 2012. Bersama dengan teman-teman dari Kompasiana, saya berkesempatan bertemu langsung dengan RB Ali, berbincang-bincang mengenai pameran tunggalnya dan suka dukanya selama menjadi pelukis. Pertemuan berlangsung di Cafe Galeri, TIM, beberapa waktu lalu.

Yang mau melihat video wawancaranya bisa lihat di :

http://www.youtube.com/watch?v=b2jv5ag3Y7k

Penampilan ala seniman terpatri jelas dalam sosok RB Ali. Rambut panjang gondrong diikat, memakai kaos dan bersepatu boot, dengan sebatang rokok yang kadang diisap saat jeda wawancara. RB Ali tak pernah menyangka kalau dirinya akan menjadi seorang pelukis, karena keinginan terbesarnya seusai tamat SMU adalah menjadi seorang tentara.

Pameran tunggal RB Ali yang berjudul, Memelihara Hasrat, rencananya akan diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso yang terkenal sebagai pemerhati dan pelindung seniman. Selain undangan khusus, pameran tunggal ini juga terbuka untuk umum, dan rencananya bakal ada lomba blog posting yang berhadiah satu lukisan keren dari RB Ali. Menarik kan?!

Tema Memelihara Hasrat, menurut RB Ali adalah sebuah keinginan dari dalam dirinya, keinginan yang sederhana yaitu ingin terus melukis sampai akhir hidupnya. “Sampai kapan pun, dan entah kapan, saya akan terus memelihara hasrat untuk melukis, untuk menghasilkan karya-karya terbaik,” tegasnya.

Sedangkan mengenai aliran lukisannya, RB Ali tidak pernah mengklaim dirinya fanatik terhadap satu aliran. “Ibaratnya begini, hari ini saya pakai kaos, besok boleh dong saya pakai kemeja. Sesuka-suka saya. Bagaimana saya berkarya pun sesuka hati. Saya tidak ingin mengkotak-kotak diri!”

Dari data Pusat Seni TIM, dijelaskan  RB Ali dikenal sebagai pelukis yang cepat sekali melakukan perubahan-perubahan apabila dia rasa perlu tanpa adanya ‘gradasi’ yang linier ditengah periode seni lukisnya yang dia tetapkan. Bayangkan dari seorang’ ekspressionis’ yang dianut sebelumnya, tiba-tiba melukis dengan cara seperti seorang pelukis ‘geometris’.

Pada pameran tunggalnya yang pertama ini, RB Ali dominan mengetengahkan seni lukis ‘geometris’-nya, dan beberapa karyanya yang paling anyar dan sekali lagi dia melakukan perubahan nyaris tanpa gradasi, yaitu karya yang lebih bertendensi kearah ’surrealis pop’ yang terkadang dan terasa semi karikatural.

Dan tampaknya bagi RB. Ali ‘perubahan adalah kepribadian itu sendiri’ seperti juga kehidupan ini, mengikuti akan ‘hasrat terpendamnya yang terpelihara’ dengan baik. Untuk itulah kenapa pameran tunggalnya dia bertajuk ‘Memelihara Hasrat’.

Mengapa memilih Taman Ismail Marzuki?

Bagi RB Ali, TIM adalah barometer seni di Jakarta. Ali yakin orang-orang yang bekerja di TIM adalah orang-orang yang kredibel, tahu sekali tentang karya. Dan bukanlah hal yang mudah untuk disetujui bisa berpameran di Galeri Cipta Taman Ismail Marzuki. “Saya butuh waktu lebih dari 3 bulan untuk disetujui pameran tunggal di sini,” ungkap RB Ali.

Diakui RB Ali, meski dalam kurun 3 – 4 tahun ini dunia seni terutama seni lukis tidak terlalu booming, agak lesu, ia tetap berani untuk berpameran tunggal karena ia yakin tetap ada orang terutama pecinta seni yang menunggu-nunggu adanya pameran lukisan. Dan, jika pamerannya pun terimbas sepi, RB Ali siap menerima konsekuensinya.

Menyenangkan juga berbincang-bincang dengan pelukis yang lukisannya pernah dihargai satu mobil mahal seharga 5 M itu.  Sebelum berpisah, RB. Ali menitip pesan kepada siapapun yang mempunyai cita-cita, terutama kepada pelukis-pelukis muda, “Hidup ini bukan sekedar katanya, tetapi hidup itu adalah apa yang dilakukan. Karena itu lakukan yang terbaik untuk hidup!”

Semoga sukses pameran tunggalnya, Mas Ali 🙂

Batik, Warisan Budaya Indonesia

Tanggal 2 Oktober ini diperingati sebagai Hari Batik Nasional #BatikDay. Banyak agenda yang dilaksanakan sehubungan dengan Hari Batik itu. Bahkan di sosial media seperti Facebook dan Twitter, berlomba-lomba orang menginformasikan tentang Hari Batik #BatikDay itu. Batik memang kecintaan seluruh bangsa Indonesia.

Batik Indonesia merupakan salah satu kebudayaan tradisional bangsa Indonesia yang telah diakui dunia. Terutama karena keindahan dan nilai etnik yang terkandung di dalamnya. Budaya Indonesia yang kaya membuat beragam jenis dan corak batik tradisional seperti Batik Solo, Yogyakarta, Cirebon, Madura, Bali, Banyumas, Pekalongan, Tasik, Banten, bahkan batik juga ada di Aceh, Batak, Palembang, Ambon, dan daerah lainnya.

Mengapa 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik?

Pada tanggal 2 Oktober, 2009, UNESCO menetapkan Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya terkait Batik Indonesia, sudah diakui secara internasional.

Dari Wikipedia.org, Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Batik berasal dari gabungan dua buah kata ‘amba’ dan ‘titik’ yang artinya membuat titik. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an.

Walaupun kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat. G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilanka pada abad ke-6 atau ke-7.  Di sisi lain, J.L.A Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A. Sutjipto (arkeolog Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua, yang bukan daerah yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik.

Di era industri dan globalisasi, batik jenis baru muncul, yang dikenal sebagai batik cap dan batik cetak. Sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis. Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu.

Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.

Awalnya, batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Sekarang, batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, dan dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan cantinguntuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain.

Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

Menurut teknik :

  • Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.
  • Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.
  • Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih.

Bagaimana perkembangan Batik Indonesia di masa sekarang?

Di Indonesia, Batik semakin dikenal dan menjadi trend mode berkat nama-nama besar seperti Iwan Tirta, yang berhasil membawa Batik ke mancanegara. Obin atau Josephine Komara, seorang desainer yang terkenal dengan khasnya, kain tenun/ikat atau batik. Ada juga Carmanita, dan Affif Syakur, yang keluarganya menjalankan usaha batik dimulai dengan menjual barang dagangan sebelum ia terjun menjadi seorang pembuat batik.

Sekarang ini, batik sudah menjadi trend fashion tak kalah dengan busana-busana branded lainnya. Kain batik dikemas dengan selera konsumen yang modern. Tidak hanya itu, harga kain batik pun bersaing. Jika punya uang berlebih bisa membeli batik tulis, yang sebagian besar mahal harganya. Bisa juga membeli batik cap, yang harganya pun ekonomis.

Tak mau ketinggalan, kantor-kantor terutama kantor pemerintahan dan BUMN menetapkan setiap hari Jumat atau peringatan hari nasional, untuk menggunakan batik sebagai busana nasional. Nah, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, tidak salah dong kalau kita juga mencintai warisan budaya Indonesia dengan mengenakan batik sebagai pakaian sehari-hari. Selamat Hari Batik Nasional!

Meluangkan Waktu #MomsTime

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan menjadi admin twitter di salah satu provider di sessi #MomsTime. Ini sudah yang ke delapan kalinya saya menjadi admin.

Dalam sessi #MomsTime itu, saya mengangkat tema tentang Meluangkan Waktu di sela-sela aktivitas sehari-hari baik itu sebagai pekerja kantor, freelancer atau pun kesibukan di rumah tangga. Dari sessi interaktif dengan followers akun twitter provider itu, ternyata hampir sebagian besar jarang meluangkan waktu untuk diri sendiri, meski lelah seharian bekerja.

Bahkan, seorang ibu rumah mengaku tidak punya waktu sama sekali untuk dirinya (Me Time) karena sudah tersita dengan kesibukan mengurus anak, suami dan pekerjaan rumah tangga lainnya. “Dulu, sebelum menikah dan punya anak, saya masih senang sekali menulis dan hampir tiap hari menulis di blog. Tapi sekarang, boro-boro menulis di blog, untuk total beristirahat saya harus mencuri-curi waktu. Apa time management saya yang salah?” tanyanya.

Tanpa bermaksud menggurui, dan ini adalah sharing berdasarkan pengalaman saya dan juga melihat teman-teman di lingkungan saya yang bisa atau bagus dalam mengatur waktunya, ternyata kita tidak boleh tunduk kepada waktu. Bukan waktu yang mengatur kita, tapi kitalah yang mengatur waktu.

Kata Thomas Edison: Waktu adalah satu-satunya modal yang dimiliki oleh manusia, dan ia tidak boleh sampai kehilangan waktu.

Meluangkan waktu itu ternyata penting dan banyak cara/kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang. Misalnya olahraga, jalan-jalan, melakukan hobby, atau ngeblog. Selain itu, mengisi waktu luang setelah kesibukan yang mendera ibarat bayaran dari pekerjaan itu sendiri.

Kita tidak pernah menduga kalau kegiatan yang dilakukan di saat waktu luang bisa juga menghasilkan atau mendapat penghargaan. Siapa yang tahu kalau suatu saat nanti, kegiatan yang dilakukan di waktu luang, bisa menjadi penghasilan terbesar.

Dan, bagaimana kita bisa punya waktu luang di sela-sela kesibukan dengan mengaturnya sebaik mungkin? Berikut ini triknya:

  1. Jangan pernah terjebak dgn waktu. Bukan waktu yg mengatur kita, tapi kitalah yang mengatur waktu:)
  2. Coba sesuatu yang baru yang tidak menyita waktu kerja. Misalnya dengan menulis di smartphone yang kita miliki
  3. Tentukan prioritas. Dengan prioritas bisa diketahui mana yang mendesak, mana yang kurang. Tanpa prioritas, waktu terbuang percuma.
  4. Buat yang super sibuk, buatlah agenda yang harus ditaati. Masukkan waktu bekerja, waktu untuk keluarga, dan waktu untuk diri sendiri.
  5. Pastikan dalam agenda, 50 persen waktu yang dilakukan adalah untuk kegiatan positif atau produktif.
  6. Jangan melakukan pekerjaan/hal yang lain sebelum menuntaskan pekerjaan yang lebih dulu dilakukan. Yang ada keduanya berantakan!
  7. Jika tidak berhubungan dgn pekerjaan, jauhkan diri dari sosial media, hingga pekerjaan tuntas diselesaikan 🙂

Menggunakan waktu dengan bijak, maka tidak ada istilah tidak punya waktu luang! Tidak ada waktu yang terbuang percuma.

Kata Stephen R. Covey: Kuncinya terletak bukan pada bagaimana Anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu Anda. Melakukan 2 hal bersamaan sama artinya dengan tidak melakukan sesuatu.

Jika merasa jenuh dengan waktu yang telah dihabiskan, ubah kebiasaan itu. Manfaatkanlah waktu luang.