Hidup Tanpa ?

Pengen Punya

What’s one piece of technology you can’t live without?

Itu pertanyaan di Plinky.

Ayo, ayo, apa jawaban teman-teman 🙂

Macam-macam jawabannya; ada yang telepon genggam, ada yang internet, laptop, ipod, ipad, kamera LSR, malah ada yang nggak bisa hidup tanpa mesin cucinya, hehehe

Continue reading

Gigi oh Gigi

Huhuhu, padahal banyak tulisan (terutama tulisan untuk kerjaan) yang harus diselesaikan, tapi gara-gara si gigi, malasnya kumat.

Gigi saya lagi senang berulah, mungkin karena kebanyakan makan daging saat di Padang, kemarin.

Nggak bengkak sih, cuma gigi geraham belakang kiri, enak banget buat dikuwil-kuwil, ngeluarin kotoran. Nah, nggak cukup sekali, berkali-kali, dan tangan saya kayaknya nggak rela selesai sebelum gigi saya sakit.

Gigi pun balas dendam. Gigi ngambek, sakit banget. Udah coba ponstan nggak mempan. Kata gigi : rasain loe. Nikmati derita loe :p

Ramalan Bintang

Percaya nggak percaya banyak orang yang percaya sama ramalan bintang.

Iseng, gue lihat ramalan bintang di Femina Online. Bulan ini adalah bulannya si bintang Leo.

Menurut ramalan di online majalah wanita top itu, gue yang berbintang cancer seperti ini :

Beri hadiah diri sendiri. Apalagi, bila Anda telah bekerja keras. Karier: Bekerjalah mengikuti fakta dan informasi solid. Jangan mengarang atau menebak-nebak. Keuangan: Mantap. Dana sebaiknya diinvestasikan ke bisnis pribadi agar profit kian menggigit.

Horeeee, keuangan mantap ! Amiiin, semoga ya *lirik dompetdantabunganygmenipis*

Continue reading

Impian Setelah Resign

Setelah nggak kerja, rasanya banyak banget yang mau gue lakuin.

Jalan-jalan aka traveling ke tempat-tempat di seluruh penjuru Indonesia yang belum pernah gue kunjungi.

Trus, pengen juga belajar fotografi, siapa tahu ntar bisa jadi wedding fotografer *halah*

Pengen belajar bikin kue, yang canggih tapi. Kalau sekedar bikin kue nastar mah, Insya Allah bisa, ini pengen bikin kue yang moel cake bertema seperti barbie gitu, supaya bisa bikin sendiri pas ultah anak, dari pada pesen ke orang lain.

Continue reading

What I looked like as a teen

Dari Plinky : For your memoir, describe what you looked like as a teenager.

I was a bit dark, wearing braces, pakai kacamata (glasses) yang dikasih tali (biar kacamatanya nggak ilang, kata si mamah).

Bookaholic, malah gara-gara baca buku pernah keserempet motor.

Pokoknya nggak ada cantik2nya deh, hehehehe.

Eh, satu deh yang bikin gue merasa keren. Dulu, gue punya barang-barang seperti tas, tempat pinsil, sapu tangan, dari Snoopy, Hello Kitty, produk Sanrio gitu deh.

So, What you looked like as a teen ?

ps : foto anak gue Kayla yang diedit kakaknya 😀

Powered by Plinky

Satu Tahun

Narsis ah 😀

Nggak terasa, tanggal 18 Juni lalu, si bungsu kami, Tiominar sudah berusia satu tahun.

Bisa apa sekarang ?

  • Narikin segala macam yang ada di meja, hingga hancur berantakan
  • Jalan selangkah, dua, tiga, empat langkah, selanjutnya berhenti (rada pemalas seperti emak’e)
  • Ngoceh dengan bahasa bayinya, dan Alhamdulillah kami sekeluarga cukup mengerti 😀
  • Nah yang paling seru ini : sudah bisa berantem sama kakak2nya. Ah lebay, iya sih, cuma nih dek Tio bakal nangis jejeritan kalau apa yang ada di tangannya diambil kakak2nya, atau udah bisa bales mukul kalau dia nggak suka

Oh ya, Tio juga suka banget nonton tipi (kacau nih, hehehehe), tapi bukan nonton sinetron, Tio suka nonton iklan terutama yang ada anak-anaknya, kek iklan sepakbola bayi itu loh. Tio bisa ketawa-tawa ngeliat itu iklan.

Selain itu juga, Tio senang nonton dvd yang isinya lagu-lagu, seperti dvdnya Tasya, dan film India…hehehehehe, terutama bagian lagu dan joget2.