Mandiri Karnaval yang Seru!

Akhir pekan lalu, Minggu, 7 Oktober 2012, bersama teman-teman blogger lainnya, saya datang ke Parkir Timur Senayan, untuk melihat keramaian #MandiriKarnaval dan #PasarIndonesia yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-14 Bank Mandiri.

Saya datang menjelang siang ke acara #MandiriKarnaval ini. Parkit Timur Senayan sudah penuh dengan ribuan orang yang ingin menyaksikan penyanyi/grup band kesukaan mereka, dan tentu saja berbagai jajanan khas Indonesia yang dijual kepada orang-orang yang datang ke #PasarIndonesia dengan potongan harga yang bikin mendelik mata, yaitu diskon 50 persen. Mantap kan?!

Di panggung utama #MandiriKarnaval, saya melihat MC kondang Indra Bekti dan Okky Luqman sedang memandu acara yang penuh dengan penyanyi papan atas seperti Nidji, Naif, RAN, Maliq & d’essentials, Marcel, DREW, dan banyak lagi yang tidak sempat saya saksikan satu per satu karena saya sendiri heboh mencicipi berbagai jajanan yang ada di #PasarIndonesia.

Dari berbagai jajanan dan kuliner terkenal di Jakarta yang hadir di #PasarIndonesia, saya hanya bisa menikmati Nasi Goreng Kebon Sirih, Roti Bakar Eddy, Sate Ayam RSPP, Bakso Cak Man, dan Sate Padang Ajo Roman, itupun setelah lama menanti karena antrian panjang di hampir semua booth jajanan kuliner.

Semua jajanan tersebut saya bayar dengan menggunakan e-toll Mandiri, yang diberikan Eny Firsa, dan masih nilai rupiah di e-toll itu masih tersisa banyak karena saya hanya membelanjakan sekitar 70 ribu rupiah, karena diskon gila-gilaan yang diberikan kepada semua pembeli. Bayangkan saja, untuk satu porsi Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, saya hanya membayar 11 ribu rupiah dari harga aslinya Rp 22 ribu.

Rasanya makanannya bagaimana? Hm, jangan ditanya deh, yang jelas kuliner-kuliner yang ada di #PasarIndonesia #MandiriKarnaval ini diajak oleh Bank Mandiri karena sudah terkenal di kalangan pecinta jajanan dan kuliner Indonesia. Cuma satu saja yang enggak enak, saya dapat daging kambing yang agak keras di Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih :( mungkin kurang lama ngerebus dagingnya ya:D

Ah, jadi nggak sabar ingin Bank Mandiri yang sedang merayakan ulang tahun ke-14 dengan tema “Inovasi untuk Indonesia Mandiri” mengadakan lagi acara #MandiriKarnaval dan #PasarIndonesia, untuk lebih puas menikmati berbagai kuliner itu.

Acara seru lainnya di #MandiriKarnaval adalah Parade Kostum HUT Mandiri, Basket 3 on 3 Competition, Futsal Selebriti Vs TIMNAS, Surprise Move Photo Booth, Street Magician. Oh ya, pada pagi harinya bekerjasama dengan Indo Runners Indonesia, diadakan juga lomba lari Mandiri 10 K. Sayang, saya nggak bisa ikutan lomba ini karena nggak bisa datang pada pagi hari, padahal saya lagi senang-senangnya olahraga lari.

Saya juga sempat menyaksikan kehebohan para fotografer yang ikut dalam Lomba Rally Photo & Photo Model “Mandiri Karnaval Nusantara”

Kuliner heboh, pengisi acaranya juga heboh!

Siapa coba yang nggak suka dengan lagu-lagunya Naif, Nidji, Maliq & d’essentials, Marcel, DREW, RAN dan lainnya? Mereka adalah penyanyi/grup band papan atas yang punya ribuan fans di Indonesia. Menyaksikan mereka dengan gratis tanpa biaaya sedikit pun, pastilah diserbu:)

Sambil menikmati kuliner, dihibur oleh penyanyi/grup band kesayangan dengan lagu-lagu yang akrab di telinga, nikmat apalagi yang kau dustakan? hehehe

Dalam kesempatan itu juga, Bank Mandiri sebagai penyelenggara meluncurkan dua kartu terbarunya yaitu kartu perjalanan (Travel Card) dan E-Money Card. Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, kedua produk terbaru itu merupakan inovasi dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah saat bertransaksi.

Hari Minggu, 7 Oktober 2012, benar-benar hari yang mengesankan. Terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah menyelenggarakan #MandiriKarnaval dan #PasarIndonesia. Semoga dalam usia 14 tahun Bank Mandiri semakin berkibar dalam kiprahnya melayani rakyat Indonesia.

 

 

Memelihara Hasrat RB Ali

Bagi seniman, pameran tunggal itu adalah “pertanggungjawaban” kepada masyarakat, publik, pecinta seni akan publikasi karya-karya yang telah dihasilkannya.

Adalah RB Ali, pelukis muda kelahiran Lampung 37 tahun lalu, akan mengadakan pameran tunggal lukisannya di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jumat – Minggu, 19 – 28 Oktober 2012. Bersama dengan teman-teman dari Kompasiana, saya berkesempatan bertemu langsung dengan RB Ali, berbincang-bincang mengenai pameran tunggalnya dan suka dukanya selama menjadi pelukis. Pertemuan berlangsung di Cafe Galeri, TIM, beberapa waktu lalu.

Yang mau melihat video wawancaranya bisa lihat di :

http://www.youtube.com/watch?v=b2jv5ag3Y7k

Penampilan ala seniman terpatri jelas dalam sosok RB Ali. Rambut panjang gondrong diikat, memakai kaos dan bersepatu boot, dengan sebatang rokok yang kadang diisap saat jeda wawancara. RB Ali tak pernah menyangka kalau dirinya akan menjadi seorang pelukis, karena keinginan terbesarnya seusai tamat SMU adalah menjadi seorang tentara.

Pameran tunggal RB Ali yang berjudul, Memelihara Hasrat, rencananya akan diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso yang terkenal sebagai pemerhati dan pelindung seniman. Selain undangan khusus, pameran tunggal ini juga terbuka untuk umum, dan rencananya bakal ada lomba blog posting yang berhadiah satu lukisan keren dari RB Ali. Menarik kan?!

Tema Memelihara Hasrat, menurut RB Ali adalah sebuah keinginan dari dalam dirinya, keinginan yang sederhana yaitu ingin terus melukis sampai akhir hidupnya. “Sampai kapan pun, dan entah kapan, saya akan terus memelihara hasrat untuk melukis, untuk menghasilkan karya-karya terbaik,” tegasnya.

Sedangkan mengenai aliran lukisannya, RB Ali tidak pernah mengklaim dirinya fanatik terhadap satu aliran. “Ibaratnya begini, hari ini saya pakai kaos, besok boleh dong saya pakai kemeja. Sesuka-suka saya. Bagaimana saya berkarya pun sesuka hati. Saya tidak ingin mengkotak-kotak diri!”

Dari data Pusat Seni TIM, dijelaskan  RB Ali dikenal sebagai pelukis yang cepat sekali melakukan perubahan-perubahan apabila dia rasa perlu tanpa adanya ‘gradasi’ yang linier ditengah periode seni lukisnya yang dia tetapkan. Bayangkan dari seorang’ ekspressionis’ yang dianut sebelumnya, tiba-tiba melukis dengan cara seperti seorang pelukis ‘geometris’.

Pada pameran tunggalnya yang pertama ini, RB Ali dominan mengetengahkan seni lukis ‘geometris’-nya, dan beberapa karyanya yang paling anyar dan sekali lagi dia melakukan perubahan nyaris tanpa gradasi, yaitu karya yang lebih bertendensi kearah ’surrealis pop’ yang terkadang dan terasa semi karikatural.

Dan tampaknya bagi RB. Ali ‘perubahan adalah kepribadian itu sendiri’ seperti juga kehidupan ini, mengikuti akan ‘hasrat terpendamnya yang terpelihara’ dengan baik. Untuk itulah kenapa pameran tunggalnya dia bertajuk ‘Memelihara Hasrat’.

Mengapa memilih Taman Ismail Marzuki?

Bagi RB Ali, TIM adalah barometer seni di Jakarta. Ali yakin orang-orang yang bekerja di TIM adalah orang-orang yang kredibel, tahu sekali tentang karya. Dan bukanlah hal yang mudah untuk disetujui bisa berpameran di Galeri Cipta Taman Ismail Marzuki. “Saya butuh waktu lebih dari 3 bulan untuk disetujui pameran tunggal di sini,” ungkap RB Ali.

Diakui RB Ali, meski dalam kurun 3 – 4 tahun ini dunia seni terutama seni lukis tidak terlalu booming, agak lesu, ia tetap berani untuk berpameran tunggal karena ia yakin tetap ada orang terutama pecinta seni yang menunggu-nunggu adanya pameran lukisan. Dan, jika pamerannya pun terimbas sepi, RB Ali siap menerima konsekuensinya.

Menyenangkan juga berbincang-bincang dengan pelukis yang lukisannya pernah dihargai satu mobil mahal seharga 5 M itu.  Sebelum berpisah, RB. Ali menitip pesan kepada siapapun yang mempunyai cita-cita, terutama kepada pelukis-pelukis muda, “Hidup ini bukan sekedar katanya, tetapi hidup itu adalah apa yang dilakukan. Karena itu lakukan yang terbaik untuk hidup!”

Semoga sukses pameran tunggalnya, Mas Ali :)

Jakarta Art Award 2012

 

  • Lomba blog terbuka untuk semua blogger berkewarganegaraan Indonesia
  • Kecuali Facebook Notes dan Blog Bersama/Komunitas, Peserta lomba boleh menggunakan platform blog apa saja: wordpress, blogspot, multiply, self-hosting dan lain-lain
  • Blog ditulis dalam bahasa Indonesia (gaya bahasa bebas dan disesuaikan dengan karakter tulisan masing-masing blogger).
  • Peserta lomba ini , mengelola blognya sendiri, dan bukan blog komunitas/blog bersama
  • Peserta diminta menuliskan minimal 1 buah postingan blog sesuai dengan tema dengan minimal 500 kata per posting. Peserta diperbolehkan mengirim lebih dari satu tulisan.
  • Tulisan merupakan opini, liputan, cerita pengalaman, kesan, ataupun artikel tematik tentang hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan ke-empat Jakarta Art Award serta seputar prosesi pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada tanggal 28 September 2012 di Galeri North Art Space, Pasar Seni Ancol, Jakarta, dalam acara pameran “Jakarta Art Award 2012 : ”Dunia Ideal”.
  • Peserta lomba ini diminta hadir pada prosesi pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada tanggal 28 September 2012 di Galeri North Art Space, Pasar Seni Ancol, Jakarta, dalam acara pameran “Jakarta Art Award 2012 : ”Dunia Ideal”. Silahkan mendaftarkan diri untuk hadir dengan menuliskan Nama, Alamat Email, Domisili, Akun Twitter di kolom komentar bawah postingan ini. Panitia akan mengirimkan email undangan ke peserta dan akan ditukarkan di pintu masuk (Panitia akan menyediakan makan malam, merchandise serta goody bag kepada peserta)
  • Tulisan yang diikutsertakan adalah tulisan baru, diposting dalam kurun waktu 29 September s/d 8 Oktober 2012.
  • Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun sebelumnya, atau diikutkan dalam lomba sejenis.
  • Tulisan harus sesuai dengan norma-norma umum di masyarakat dan tidak menyinggung SARA, pornografi, sadisme dan sarkasme
  • Tautan blog untuk lomba ini dipromosikan ke akun Twitter peserta dengan menyertakan judul tulisan, link, serta mention ke akun twitter @ancoltmnimpian serta tagar #jktartaward2012
  • URL postingan didaftarkan melalui postingan di Facebook fanpage Taman Impian Jaya Ancol serta didaftarkan pula pada kolom komentar dibawah postingan ini dengan format : Nama Lengkap, Email, Akun Twitter, Domisili, Judul Postingan serta URL Blog serta dipromosikan ke akun Twitter peserta dengan menyertakan judul tulisan, link, serta mention ke akun twitter @ancoltmnimpian serta tagar #jktartaward2012
  • Pelaksana dan penyelenggara berhak mendiskualifikasi setiap materi lomba yang diikutsertakan, sebelum, selama, dan sesudah penjurian dilakukan apabila materi yang diikutsertakan tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Dengan keikutsertaan, peserta dianggap telah menerima dan menyetujui seluruh persyaratan yang ditetapkan dalam ketentuan lomba ini.

Keputusan panitia dan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Periode lomba : 29 September 2012 s/d 8 Oktober 2012 paling lambat jam 24 : 00.

Masa Penjurian : 8 Oktober s/d 14 Oktober 2012

Pengumuman pemenang : 15 Oktober 2012 dan penyerahan hadiah di tanggal 20 Oktober 2012.

Poin penilaian :

1. Kesesuaian tema.
2. Orisinalitas ide tulisan.
3. Gaya Bahasa dan penulisan.

Hadiah :

Juara Pertama 1 unit Blackberry 
Juara Kedua 1 unit Samsung Galaxy Y
Juara Ketiga 3 Tiket Masuk Gratis Dunia Fantasi Ancol

Cerita Anak SMA : Puisi Cinta

Dari semua tingkat pendidikan yang saya jalani, masa Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah masa-masa yang paling tak terlupakan. Karena di masa-masa SMA-lah saya mengenal arti persahabatan yang terjalin hingga saat ini. Masa-masa puber, cinta pertama (yang sesungguhnya?), masa-masa pemberontakan, dan masa-masa penuh prestasi.

Nggak salah deh, kalau ada film Gita Cinta dari SMA. Atau ada lagu Nostalgia SMA, yang saya lupa dinyanyikan siapa. Ada yang tahu?

Continue reading

Lubang Lubang Maut

PhotobucketKemarin, Senin (10/3/2008), pulang kerja, gw dijemput Mas Iwan, yang kasihan ngeliat gw selalu kemalaman sampai rumah dan kebetulan juga Senin sore itu, Jakarta kembali dilanda hujan setelah 3 hari panas.

Di perjalanan pulang, seperti biasa rute yang gw lewati adalah Casablanca, Lapangan Ros, terus hingga ke jalan arteri Raden Inten. Nyaris 10 hari ngak pulang bareng, kangen juga ngobrol plus “berantem” kata di perjalanan.

Mas Iwan ceritain selama berangkat kerja sendiri, doi selalu jalan lewat jalan arteri Raden Inten (Duren Sawit), nah didepan Rumah Sakit Duren Sawit, jalan raya yang selalu banjir saat dilanda hujan itu, lubang-lubangnya segede bagong (emang bagong gede yah ?)

Karena sudah lama jarang lewati jalan itu dan ngak tau posisi-posisi dimana lubang itu berada, beberapa kali motor Mas Iwan nyaris masuk ke lubang. “Gila, udah gede-gede, lubangnya dalam banget,” kata Mas Iwan sambil menambahkan sempat ada yang pengendara motor yang terjatuh dan mobil terpaksa harus didorong karena satu bannya masuk ke lobang yang dalam.

Selama Januari dan Februari, hujan mengguyur Jakarta terus menerus, dan ngak heran kalau genangan banjir menyebabkan terjadinya kerusakan jalan jika kualitas aspal tidak sesuai standar. Fatalnya, kerusakan jalan menjadi biang berbagai masalah seperti kemacetan panjang yang melelahkan dan menjengkelkan, plus kecelakaan lalu lintas.

Dari data yang gw peroleh, di DKI Jakarta, dari 40 juta meter persegi luas jalan, 280 ribu meter persegi saat ini berlubang dan mengalami kerusakan ringan hingga parah. 8000 meter persegi, baru diperbaiki. Dari 23 kilometer jalan nasional yang ada di DKI Jakarta dan Tangerang, 25 % diantaranya mengalami kerusakan parah akibat banjir.

Dan bukan hal yang aneh, kalau penanganan jalan berlubang dan rusak dari pemerintah terkesan lamban. Alasan klisenya, anggaran ngak cukup. Yah gimana ngak cukup, kalau dikorupsi oleh oknum seperti Jaksa UTG.

Tapi herannya nih, kalau menjelang akhir tahun, coba deh perhatiin, banyak jalan-jalan yang digali untuk penanaman kabel-kabel atau perbaikan. Alasan yang mengada-ada karena yang pasti buat menghabis-habiskan anggaran.

Kita sih memang berharap jalan segera diperbaiki, tapi yang paling penting selalu waspada dan berhati-hati saat berkendaraan. Waspadalah….waspadalah.