Berbagi Teman

“Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya” (berbagai sumber)

Beberapa waktu lalu, sulung saya, Taruli, bercerita tentang temannya, yang menurutnya sudah berubah. “Dia nggak seperti dulu, apa-apa cerita sama aku. Kayaknya dia punya teman lain, yang lebih seru,” kata Taruli. Meski berusaha menutupi perasaannya, tapi saya tahu dia sedih dengan persahabatannya itu.

Waktu itu, saya bilang sama dia, meski kalian bersahabat, tapi setiap orang punya keinginan sendiri, termasuk keinginan untuk berteman dengan yang lainnya, meski ia sudah mempunyai teman dekat. “Mungkin, sekarang dia merasa lebih enak berteman dengan si A, kamu nggak boleh marah atau iri.”

Continue reading