Cerita Anak SMA : Puisi Cinta

Dari semua tingkat pendidikan yang saya jalani, masa Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah masa-masa yang paling tak terlupakan. Karena di masa-masa SMA-lah saya mengenal arti persahabatan yang terjalin hingga saat ini. Masa-masa puber, cinta pertama (yang sesungguhnya?), masa-masa pemberontakan, dan masa-masa penuh prestasi.

Nggak salah deh, kalau ada film Gita Cinta dari SMA. Atau ada lagu Nostalgia SMA, yang saya lupa dinyanyikan siapa. Ada yang tahu?

Continue reading

Digugu, ditiru (Guru)

“Terpujilah wahai engkau, ibu bapak guru.

Namamu akan selalu ada, dalam sanubariku.

Engkau patriot, pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa.”

Hayo, masih ingat nama bapak ibu gurunya jaman kita sekolah SD, SMP, SMA, mahasiswa kan ?

Lihat di kalender dari sekolah anak-anak, tanggal 25 Nopember 2010 ini ternyata Hari Guru Nasional. Di sekolah anak-anak ada kegiatan kecil-kecilan. Ada yang bikin puisi, prakarya, dan drama bergaya mengajar ala bapak/ibu guru.

Continue reading

To Spank or Not To Spank — sebuah dilema

Dulu sewaktu belum menikah dan tinggal bersama orang tua, gue pernah berkata dalam hati tidak akan mencontoh pola pengasuhan yang sudah orang tua gue berikan kepada kami, anak-anaknya.

Dulu, gw merasa orang tua terlalu ketat mengasuh dan mengawasi anak-anaknya. Harus rajin belajar, rajin sekolah, rajin sholat, ngak boleh berantem, ngak boleh pacaran sebelum tamat SMA, dan sebagainya yang buruk lainnya, yang menurut orang tua bisa merusak masa depan anak-anaknya.

Ngak jarang, kalau gue melanggar rambu-rambu yang mereka terapkan, gw bakal dapat hukuman. Disetrap berdiri sambil angkat kaki satulah, menulis sampai tangan gempor dengan kata-kata : “Saya janji tidak akan mau mengulangi kesalahan itu lagi.

Menurut mereka, hukuman itu patut diberikan sebagai bentuk disiplin untuk anak-anaknya.

Continue reading

Mana Tahan Ulangan Umum

Sebentar lagi, ulangan umum untuk kelas V SD kebawah, sudah diambang mata. Lily, yang duduk di kelas II SD, juga akan ulangan umum mulai tanggal 12 Juni 2008.  14 mata pelajaran, yang akan diuji yang terbagi dalam dua kelompok, ulangan praktek dan ulangan materi.

Banyak yah ? Beginilah resiko kalau sekolah di setengah madrasah, setengah sekolah umum (ini satu-satunya sekolah yang deket sama rumah gw).

Dari perbincangan di milis perempuan yang gw ikutin, nyaris sebagian besar orang tua (ibu-ibu terutama), yang laksana kebakaran jenggot kalau anaknya mau ulangan umum. Tapi sih bukan ibu-ibu di milis itu aja, di sekolahnya Mbak Lily, ibu-ibunya malah ikutan sekolah (belajar, ini ungkapan gw buat ibu-ibu yang suka antar jemput anaknya sekolah),  dengan repot-repot bertanya sama bapak/ibu guru tentang apa materi yang akan diujikan.

Continue reading