Lomba 17-an

17 Agustus sebentar lagi.

Dan, tahun ini bertepatan dengan bulan ramadhan. Di sekolah anak gw, perlombaan 17-an sudah dimulai dari kemarin. Seperti biasa tiap ada lomba, anak-anak gw pada heboh.

Seperti biasa, lomba 17-an nggak jauh dari lomba makan kerupuk, balap karung, bawa kelereng di sendok, masukin pensil ke botol, dan sebagainya.Biasanya, puncak perlombaan adalah lomba sepeda hias. Lucu dan seru deh !

Waktu masih kecil, gw inget gue paling suka tiap ada lomba 17-an. Dan lomba yang paling gue suka ikutin adalah lomba egrang. Hehehehe, udah nggak ada sekarang kali ya.

Rasanya seru aja gitu. Main egrang, sok bisa, baru beberapa langkah, eh mending, satu langkah deh, udah jatuh. Naik lagi, jalan lagi, jatuh lagi, hehehehe.

Selain egrang, yang gue demen ikutin adalah lomba makan kerupuk. Ya, ya, siapa yang nggak suka ya๐Ÿ™‚ Pertama, kerupuk enak, dan tuh lomba yang paling gampang.
Arg, jadi pengen ikutan lomba lagi. Sayang, di tempat tinggal gue nggak ada perlombaan buat ibu-ibu.

So, ada lomba 17-an, yang teman-teman sukai ?

3 thoughts on “Lomba 17-an

  1. Sepeda hias!! huu… saya kangen gunting2 kertas krep andalan!

    Sebel.. kalo udah gede, 17-an ga seru lagi kaya dulu..๐Ÿ˜ฆ

    Injul :
    Iya, sekarang kurang asyik lomba 17-an๐Ÿ˜ฆ

  2. sampe sejauh ini gue gak pernah jadi juara lomba 17-an… hehe
    makan kerupuk, gue kependekan waktu itu, egrang gue takut, masukin pensil gak masuk2 (ada jinnya kali), lari sendok kelereng eh malah nafsu makan kelerengnya. hehehe

    salam akrab dari burung hantu
    http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/08/05/standing-sex-malu-maluin-kota-palembang/

    Injul : Salam kenal kembali, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
    Saya juga jarang jadi juara 17-an๐Ÿ™‚

  3. Gw mau cerita dikit ah. Di komplek gw dulu, ada lomba sepeda yang melewati rintangan2x berupa teh botol bekas.
    Jadi anak2x harus melakukan ‘manuver’ supaya botol bekas itu ngga kesenggol dan jatuh
    Lucu siy,liat expresi anak2x yang berhasil maupun gagal.
    Sampai salah satu anak tetangga yang autis ikut lomba itu.
    For a 10 year old boy,pretty strange seing him with 4 wheels bicycle.
    Itupun ngga gampang buat dia koordinasi tangan/kaki/mata/mungkin otak dia. Ibunya setia mendampingi anak itu sampai ke garis finish.buat anak2 lain kurang dari 5 menit, dia sampe lebih dari 15 menit.
    Mata gw sampe berair,ngga nyangka, lomba 17 yang biasanya ‘silly’ bisa jadi sedemikian sulit buat anak seperti anak tetangga gw itu.
    *jiah…gw ampe bikin satu postingan sendiri*

    Injul:
    Ngak apa-apa Ky, gue ngerti kok loe lagi pms๐Ÿ˜€ *ditendangkiky*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s